Diklat Kepengawasan Koperasi

SPEAK YOUR MIND

Foto Diklat Kepengawasan Koperasi

Kepengawasan dalam koperasi kredit bukanlah sesuatu yang bisa dipandang sebelah mata. Fungsi kepengawasan mempunyai peranan yang sangat penting demi kemajuan koperasi kredit, yang mana fungsi ini berada di tangan pengawas. Untuk itu, wajar jika koperasi kredit sangat membutuhkan para pengawas yang berkompeten.

Menjawab kebutuhan tersebut, Puskopdit Bali Artha Guna menyelenggarakan Diklat Kepengawasan Koperasi selama 2 hari yaitu pada tanggal 23-24 April 2016. Bertempat di Ruang Diklat Lt. III Puskopdit Bali Artha Guna, pelatihan ini diikuti oleh 23 peserta yang terdiri atas 15 primer anggota.

Hari Sabtu (23/4) acara dimulai pukul 08.30 Wita yang dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Puskopdit Bali Artha Guna, Ir. A. Wayan Puger, M.S. Sebelum masuk ke materi, panitia membagikan soal pre test dan dijawab langsung oleh para peserta selama 10 menit. Ini merupakan suatu konsep baru yang diterapkan oleh panitia agar mengetahui sejauh mana wawasan yang telah dimiliki oleh para peserta dan kemudian bagaimana perkembangannya setelah mendapatkan materi.

Sesi materi pertama mengenai Pengawasan Aspek Organisasi, disampaikan oleh Yosep I Wayan Subadi. Ia menjelaskan bahwa aspek organisasi mencakup beberapa hal, diantaranya rapat anggota, pengawas, penasehat, pengurus, manajemen dan keanggotaan. “Misalkan agar dapat melakukan pengawasan terhadap pengurus, tentunya kita harus mengetahui tugas, kewajiban, hak dan wewenang pengurus terlebih dahulu”, ungkapnya.

Dilanjutkan sesi materi kedua, I Putu Artana, S.E., Ak. membawakan materi Pengawasan Aspek Usaha dan Keuangan. Ia mengatakan bahwa tujuan pengawas mengaudit koperasi kredit adalah untuk membantu manajemen dan pengurus dalam melaksanakan tanggung jawabnya. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan analisis, penilaian, saran dan rekomendasi. Sedangkan ukuran keberhasilan bukan pada jumlah temuan, tapi bagaimana pengawas mampu memberikan saran dan rekomendasi yang efektif.

Tepat pukul 13.30 Wita, Ir. A. Wayan Puger, M.S. menyampaikan materi Analisis Ratio Keuangan dan Kesehatan Koperasi. Ia menjelaskan dengan menguasai analisis ini, pengawas dapat memperoleh informasi berapa kenaikan atau penurunan pos aktiva juga mengetahui dari mana dana diperoleh untuk berbagai kenaikan aktiva tersebut bila terjadi kenaikan dan ke mana larinya dana tersebut bila terjadi penurunan aktiva. Dalam kesempatan itu, para peserta juga diminta membuka dan memahami analisis keuangan dalam buku RAT koperasi primernya masing-masing.

Keesokan harinya, Minggu (24/4) pukul 10.00 Wita dilanjutkan penyampaian materi Pengawasan Aspek Hukum/ Legalitas oleh Nyoman Edy Widiharyanto, S.S. Ia menjelaskan apa saja keuntungan yang diperoleh oleh koperasi kredit jika seluruh persyaratan hukum/ legalitas dipenuhi. Selanjutnya juga dijelaskan kelengkapan hukum/ legalitas yang harus dimiliki oleh koperasi kredit, diantaranya adalah Akta Pendirian Koperasi dan Badan Hukum, AD dan ART, Surat Ijin Usaha Simpan Pinjam, NPWP, Nomor Induk Koperasi, dan sebagainya. Dalam penyampaiannya, juga diisi dengan tes kecermatan atau ketelitian dalam melihat gambar yang mana membuat para peserta tampak antusias.

Selanjutnya disambung materi terakhir oleh Paskalis Budy Hartono, S.E. yang membawakan materi mengenai Pengawasan Aspek Manajemen. Sebelum masuk ke materi, diputar sebuah video dimana terlihat seorang ibu yang merasa senang dan bangga melihat anak perempuannya rajin mencuci peralatan dapur. Namun betapa kagetnya ibu tersebut setelah melihat peralatan yang dicuci tersebut adalah laptop kesayangannya.

Nah berawal dari video tersebut, Budy mengungkapkan maknanya kepada para peserta bahwa hal yang terlihat bagus dari luar, belum tentu bagus juga di dalamnya jadi penting sekali dilakukan suatu pengawasan. Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan aspek manajemen yang mencakup Peraturan Umum Kepegawaian (PUK), rekrutmen staff, jobdes, penilaian kinerja staff, pengembangan staf, kompensasi dan kepatuhan pada aturan.

Pada akhir acara, dilaksanakan post test oleh panitia. Soal-soal yang diberikan dalam pre test diujikan kembali kepada para peserta. Terlihat dari jawaban yang ditulis para peserta, mereka menjadi lebih menguasai aspek-aspek pengawasan secara mendalam. Kemudian pelatihan ini ditutup dengan sambutan secara resmi oleh Paskalis Budy Hartono, S.E dilanjutkan foto bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published.