Diklat Calon Pengurus dan Pengawas Koperasi

SPEAK YOUR MIND

DSCN1323

Kesuksesan dari sebuah lembaga ataupun organisasi, tidak terlepas dari kualitas yang dimiliki para pemimpinnya. Khususnya bagi koperasi, para pengurus dan pengawas selayaknya diisi oleh orang-orang yang memang berkompeten dan memiliki jiwa kepemimpinan. Oleh karena itu, dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pengurus dan pengawas mengenai tugas, wewenang dan tanggung jawabnya maka Puskopdit Bali Artha Guna menyelenggarakan “Diklat Calon Pengurus dan Pengawas Koperasi”.

Diklat ini dilaksanakan selama dua hari, dari tanggal 29-30 Januari 2016 bertempat di Ruang Diklat Lt. III dengan menghadirkan 4 orang narasumber. Sebanyak 30 peserta dari 10 koperasi primer anggota dan Kopdit Padang Indah Sejahtera hadir dalam diklat ini. Sebagian besar adalah wajah-wajah baru yang merupakan kader dari primer anggota yang selanjutnya dipercaya meneruskan tongkat estafet kepemimpinan di koperasinya masing-masing.

Pada hari Jumat sore (29/1), acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari A. Wayan Puger selaku Ketua Pengurus Puskopdit Bali Artha Guna. Selanjutnya dilakukan sesi materi pertama oleh Paskalis Budy Hartono (Wakil Ketua Pengurus Puskopdit Bali Artha Guna) mengenai Jati Diri Koperasi Kredit dan Struktur Organisasi Koperasi Kredit. Budy menuturkan bahwa kita harus selalu berpedoman pada nilai-nilai koperasi yang meliputi kejujuran, keterbukaan, tanggung jawab sosial dan kepedulian pada orang lain.

Keesokan harinya, dilaksanakan sesi materi kedua oleh FX Joniono Raharjo yang membawakan materi mengenai Tugas, Fungsi, Wewenang dan Tanggung Jawab Pengurus Koperasi Kredit. Joniono menegaskan bahwa sebagai seorang pengurus harus melaksanakan kewajiban bertindak berdasarkan itikad baik atas apa yang diyakini benar demi kepentingan koperasi. “Pengurus harus punya integritas, kompetensi dan komiten”, tegasnya.

Materi ketiga diisi oleh FX Soenaryo mengenai Tugas, Fungsi, Wewenang dan Tanggung Jawab Pengawas Koperasi Kredit dengan gaya yang khas dan hangat. Soenaryo menjelaskan sikap yang diambil sebagai seorang pengawas terhadap organisasi secara keseluruhan, seperti bertindak sebagai montir yang meyakinkan bahwa semua mobil dalam keadaan baik. Kemudian, materi terakhir mengenai Manajemen Keuangan Koperasi Kredit disampaikan langsung oleh A. Wayan Puger. Lebih lanjut juga dijelaskan secara rinci mengenai keputusan keuangan, perhitungan hasil usaha, siklus manajemen keuangan, dan penganggaran agar koperasi tetap ‘sehat’.

Tepat pada pukul 15.00 Wita acara diklat pun ditutup secara resmi oleh A. Wayan Puger. “Terima kasih bapak ibu telah meluangkan waktunya untuk mengikuti acara diklat ini dari kemarin sore sampai ditutup sore hari ini. Harapan kami pada saat bapak ibu mendampingi primer, nilai-nilai apa yang kami angkat dari materi-materi tersebut dapat diserap dan dapat selalu diabdikan. Tempatkan diri kita masing-masing untuk melatih diri agar kita menjadi lebih kompeten”, tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.