Diklat Juru Buku Koperasi Jasa Keuangan

SPEAK YOUR MIND

DSCN0567 copy

Puskopdit kembali mengadakan Diklat untuk Sertifikasi Staff Koperasi yang menjadi anggotanya. Setelah kemarin sukses menyelenggarakan Diklat & Uji Kompetensi Kasir – teller Koperasi, pada hari Jumat dan Sabtu, 22-23 Mei, Puskopdit menyelenggarakan Diklat Juru Buku Koperasi.

Bertempat di Ruang Diklat Lt. III Kantor Puskopdit Bali Artha Guna (BAG), Ketua Pengurus, Ir. A. Wayan Puger, M.S. membuka acara tepat pada pukul 15.00 WITA, Jumat (22/5). Dalam sambutannya ia menegaskan supaya semua peserta pelatihan, juga seluruh staff dari berbagai posisi lain di koperasi masing-masing untuk bersiap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sudah di depan mata. Puskopdit BAG memfasilitasi proses penyiapan tersebut, salah satunya melalui diklat ini. Ia juga menginformasikan bahwa Uji Kompetensi yang seharunya diselenggarakan pada hari Minggu (24/5) diundur untuk diadakan bersama Uji Kompetensi staff yang lain yang rencananya akan diselenggarakan sekitar bulan Agustus.

Materi pertama yang dihadapi peserta adalah “Pengantar SKKNI” dan “Melakukan Prinsip-Prinsip Pengelolaan Organisasi dan Manajemen Koperasi Jasa Keuangan (PPOM KJK)” yang dibawakan oleh Agung Cahyono, S.E., fasilitator tersertifikasi dan bagian internal KSP Duta Sejahtera. Materi yang dibawakan berhubungan dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam melakukan prinsip-prinsip pengelolaan organisasi dan manajemen pada Koperasi Jasa Keuangan (KJK). Konteks variabel unit ini adalah agar peserta mampu dan paham cara menginventarisir, melaksanakan dan melaporkan hasil pelaksanaan dasar-dasar manajemen, yang digunakan untuk melaksanakan dasar-dasar manajemen pada Koperasi Jasa Keuangan.

Materi selanjutnya tidak kalah menantang,” Mengerjakan Buku Besar & Buku Pembantu” yang disampaikan oleh I Putu Artana, S.E., Ak. Unit ini berhubungan dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam mengerjakan buku besar dan buku pembantu pada Koperasi Jasa Keuangan. Dosen dan juga Pengurus lama Puskopdit Bali Artha Guna itu menjelaskan konteks variabel dari materi ini adalah untuk menyiapkan, menyusun dan melaporkan hasil pengerjaan buku besar dan buku pembantu, yang digunakan untuk mengerjakan buku besar dan buku pembantu pada Koperasi Jasa Keuangan.

10494639_839573312790431_5615499903917186673_n

Acara disambung esok harinya, Minggu (23/5). Materi Transaksi Kas & Non Kas difasilitasi oleh Kepala Bagian Audit Puskopdit BAG, Paulina Ni Kadek Verdela C., S.E. Sesi yang berlangsung dari pukul 08.00 – 10.00 WITA ini berhubungan dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam melakukan transaksi kas dan non kas pada Koperasi Jasa Keuangan. Ia menekankan setiap peserta untuk mampu menyiapkan, melayani transaksi, memintakan verifikasi, dan melaporkan hasil transaksi kas dan non kas, yang digunakan untuk melayani transaksi kas dan non kas pada Koperasi Jasa Keuangan.

Setelah kepala setiap peserta dibuat panas dengan neraca dan angka, mereka kembali disegarkan melalui simulasi, game dan diskusi dalam materi Melaksanakan Dasar-Dasar Manajemen. Ditampilkan oleh Pengurus Kopdit Tritunggal Tuka, Marcella Wayan Kartika Rini, S.P. materi ini mengajak peserta untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam melaksanakan dasar-dasar manajemen pada Koperasi Jasa Keuangan. Diharapkan semua yang ikut mempunyai wawasan tambahan dalam menginventarisir, melaksanakan dan melaporkan hasil pelaksanaan dasar-dasar manajemen, yang digunakan untuk melaksanakan dasar-dasar manajemen pada Koperasi Jasa Keuangan.

Teknologi informasi semakin pesat melaju, namun demikian sumber daya manusianya belum tentu mampu mengejar kecepatannya. Untuk menghindari hal tersebut maka materi Mengoperasikan Sistem Operasi Akuntansi juga dimasukkan dalam diklat kali ini. Dibawakan oleh Kepala Bagian Audit Internal Kopdit Tritunggal Tuka, Maria Yustina Is Wahyuni, S.E., Ak. sesi ini menyegarkan kembali keterampilan, pengetahuan dan sikap kerja yang dibutuhkan dalam mengoperasikan sistem komputerisasi akuntansi pada Koperasi Jasa Keuangan.

11036641_839576312790131_1290237520101571797_n

Di hadapan tiga puluh orang peserta yang berasal dari enam belas koperasi primer anggota, Wakil Ketua Pengurus Puskopdit BAG, Paskalis Budi, mengemukakan pentingnya standarisasi kemampuan karyawan dalam menyongsong federated system di gerakan koperasi kredit Indonesia. Dalam sesi penutupan tersebut, pengusaha yang berasal dari Koperasi Kredit Artha Mandiri itu juga menyampaikan rasa bangganya karena antusiasme dan semangat semua peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.

By Rio | May 26, 2015 |

Leave a Reply

Your email address will not be published.