RAT Puskopdit Bali Artha Guna

SPEAK YOUR MIND

11193314_826798287401267_7618287818834410162_n

Minggu 26 April 2015 pukul 10.00 sampai pukul 14.00 Wita bertempat di ruang Diklat Lantai 3 Gedung Puskopdit Bali Artha Guna telah dilaksanakan Rapat Anggota Tahunan Tahun Buku 2014 Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Bali Artha Guna (BAG) dan pesta demokrasi pemilihan kepengurusan masa bhakti 2015-2017. Hadir pada kesempatan tersebut Pengurus, Pengawas dan Manajemen Puskopdit BAG serta utusan 21 Primer anggota Puskopdit BAG.

Hadir pula sebagai undangan Pengurus Induk Koperasi Kredit (Inkopdit) yang diwakili Sekretaris Pengurus FX Joniono Raharjo, SH serta yang mewakili Kadiskop UMKM Provinsi Bali I Gede Indra,SE,MM yang juga Kabid Bina Lembaga Koperasi Diskop UMKM Provinsi Bali. Seperti biasa RAT XIX Puskopdit BAG diawali dengan doa pembukaan dan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Koperasi Kredit. Selanjutnya diisi dengan sambutan dari pengurus Inkopdit dan Dinas Koperasi UMKM Provinsi Bali.

Usai sambutan-sambutan RAT XIX Puskopdit BAG pun digelar.Pimpinan sidang pada RAT XIX ini dipercayakan kepada Kopdit Artha Mandiri, Kopdit Kubu Bingin dan Kopkar Kosayu Denpasar. Bertindak sebagai pimpinan sidang adalah Paskhalis Budi Hartono,SE dari Kopdit Artha Mandiri dan anggota masing-masing I Komang Mertha dari Kopdit Kubu Bingin dan A.Dwi Haryanto dari Kopkar Kosayu. Pengurus masa bakti 2012-2014 yang hadir pada kesempatan RAT tersebut adalah Ketua Drs. FX Soenaryo,MS, wakil ketua Drs. I Wayan Widastra,M.Si, sekretaris Drs. A Nyoman Yasa, bendahara Ir. A Wayan Puger,MS dan anggota I Putu Artana,SE,Ak. Pengawas yang hadir adalah ketua V.Made Sandiartha,BA dan anggota masing-masing Drs. Wayan Sarjana T, M.Pd dan Y. Wayan Subadi.

Hal penting dalam RAT tersebut adalah penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, laporan pengawas, tanggapan atas laporan pengurus dan pengawas serta penyampaian rencana kerja, pola kebijakan dan RAPB Tahun Buku 2015. Dalam laporan awalnya Ketua Pengurus Drs. FX Soenaryo,MS mengatakan bahwa RAT Tahun Buku 2014 ini merupakan RAT terakhir masa bhakti kepengurusan periode 2012-2014. Tahun 2014 merupakan tahun yang menggembirakan karena impian mempunyai sebuah gedung yang representatif bisa diwujudkan. Gedung tiga lantai yang menelan biaya sebesar Rp 4.823.644.044 diserahterimakan dari kontraktor ke Pengurus Puskopdit BAG pada 31 Agustus 2014 dan peresmiannya dilakukan tanggal 13 September 2014 silam.

Disampaikan Soenaryo, dalam bidang usaha capaian tahun 2014 cukup menggembirakan meskipun di pertengahan tahun likuiditas Puskopdit BAG sempat tertekan akibat tingginya permintaan pinjaman oleh primer anggota. Upaya mengatasi masalah likuiditas dilakukan salah satunya dengan mengajukan pinjaman ke Inkopdit sebesar Rp 3 miliar serta mendekati primer anggota yang memiliki dana lebih. Fenomena ini ternyata tidak hanya dialami oleh Puskopdit BAG tetapi juga Puskopdit lainnya. Berkat kerjasama yang baik antara Puskopdit BAG, Primer dan Inkopdit tekanan likuiditas bisa diatasi.

Secara umum hampir semua rencana kerja tahun buku 2014 bisa dilaksanakan.Khusus bidang usaha dan keuangan hamper semua yang diproyeksikan dapat direalisasikan atau bahkan over target. Aset lancar yang diproyeksikan sebesar Rp 23.762.775.613 terealisasi sebesar Rp 26.811.519.822 atau 112,8 persen. Aset tidak lancar diproyeksikan sebesar Rp 9.266.919.498 terealisasi sebesar Rp 10.598.174.474 atau 114,4 persen.Total asset yang diproyeksikan sebesar Rp 33.029.695.498 terealisasi sebesar Rp 37.598.174.474 atau 113,26 persen.

Total kewajiban yang diproyeksikan sebesar Rp 22.370.989.474 terealisasi sebesar Rp 26.412.853.981 atau 118,1 persen. Total ekuitas yang diproyeksikan sebesar Rp 10.658.705.637 terealisasi sebesar Rp 10.996.840.315 atau 103,2 persen. Total kewajiban dan ekuitas yang diproyeksikan sebesar Rp 33.029.695.111 terealisasi sebesar Rp 37.409.694.296 atau 113,26 persen.Pinjaman yang diberikan tahun buku 2014 sebesar Rp 15.709.589.457. SHU setelah pajak yang diproyeksikan sebesar Rp 308.560.426 terealisasi sebesar Rp 349.251.003 atau mencapai 113,2 persen.

Pengawas Minta Primer Bergabung di Daperma

Pengawas yang terdiri dari ketua V.Sandiartha,BA dan anggota masing-masing Drs.Wayan Sarjana,T,M.Pd dan Y Wayan Subadi melaporkan hasil kepengawasannya selama satu tahun. Aspek pengawasan yang dilaporkan adalah aspek hukum, aspek organisasi, aspek manajemen, aspek keuangan, aspek permodalan, aspek usaha dan analisa usaha.

11169197_826798070734622_7967501370271957049_n

Dari aspek hukum, pada tahun buku 2014 Puskopdit BAG telah melakukan kerjasama dengan kantor akuntansi public I Wayan Ramantha untuk melakukan audit laporan keuangan Puskopdit sejak tanggal 17 Maret 2014 lalu. Dari aspek keuangan hal yang menarik dilaporkan pengawas adalah soal pinjaman bermasalah mencapai Rp 1.006.518.954 atau 6,41% dari total pinjaman beredar. Primer yang bermasalah ini telah dilakukan pendekatan dan upaya penyelesaian.

Sampai kini Puskopdit BAG memiliki property investasi berupa tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Nusa Indag Gg XIV No.1 Perum Baler Bale Agung Negara senilai Rp 195.092.360 dan bangunan tersebut disewakan kepada Kopdit Bali Arta Mandiri untuk meningkatkan kepercayaan anggota dan masyarakat. Puskopdit BAG juga memiliki tanah dan bangunan serta mesin pengolah air minum (RO) di Manado Sulawesi Utara senilai Rp 1.384.567.600 yang merupakan hasil pengambilan asset Kopdit Tirta Raharja. Saat ini sedang dilakukan pengurusan SNI sebagai syarat pengoperasian pabrik air tersebut.

Puskopdit juga melakukan penyertaan saham antara lain penyertaan saham di Tabloid Mentik senilai Rp 35.404.186, penyertaan saham di Cunion Bali sebesar Rp 200 juta dan penyertaan saham di PT Graha Inkopdit (Hotel Inkopdit) senilai Rp 200 juta. Dari ketiga investasi tersebut baru Tabloid mentik yang mampu memberikan penghasilan berupa deviden bagi Puskopdit BAG sebesar Rp 12.904.186.

Dari pengawasan seluruh aspek pengawasan,Pengawas menyimpulkan bahwa pengurus telah bekerja berdasarkan rambu-rambu yang telah ditetapkan dan semua rencana kerja telah dilaksanakan berdasarkan rambu-rambu yang telah ditetapkan. Penyerapan pinjaman oleh anggota diawal tahun hingga pertengahan tahun sangat tinggi sehingga Puskopdit BAG harus meminjam ke Inkopdit namun menjelang akhir tahun mulai terjadi angsuran sehingga saldo pinjaman mengalami penurunan.Namun penyimpanan dana cadangan oleh anggota belum mengalami peningkatan signifikan.

Pengawas juga menyarankan agar primer-primer yang belum bergabung di Daperma agar segera menjadi anggota karena Daperma merupakan salah satu dari lima wajib yang ada di dalam GKKI. Untuk menumbuhkan jati diri dan komitmen terhadap lembaga maka kegiatan pendidikan di tingkat primer agar menjadi perhatian. Diharapkan primer-primer memprioritaskan fasilitas pinjaman dan simpanan di Puskopdit. Primer-primer juga disarankan untuk memberikan laporan kelalaian pinjaman ke Puskopdit setiap bulan. Untuk memperkuat proteksi risiko maka diharapkan primer-primer untuk menyetor 50% dana cadangan ke Puskopdit BAG. Agar efektif perlu dibuatkan aturan main yang lebih mengikat.Dari penilaian kesehatan koperasi Pengawas memberikan skor 71,55 yang berarti Puskopdit BAG cukup sehat.

Pemilihan Kepengurusan Puskopdit BAG

Pemilihan kepengurusan Puskopdit BAG periode 2015-2017 ini dimulai dengan penjaringan calon pengurus dan calon pengawas yang dilakukan oleh sebuah tim yang diberi nama Tim Nominasi Calon Pengurus dan Calon Pengawas. Dari hasil kerja Tim Nominasi terjaring Sembilan calon pengurus. Mereka adalah Budy Hartono Paskalis dari Kopdit Artha Mandiri, Jerry Manurip dari Kopdit Kubu Bingin, Joniono Raharjo FX dari KSP Wisuda Guna Raharja, Puger Wayan Antonius dari Kopdit Sumber Kasih Tangeb, Radiawan I Made dari Kopdit Insan Mandiri, Subadi Wayan Yosep dari Kopdit Tritunggal Tuka, Tingkat I Made dari Kopdit Swastiastu Singaraja, Todo Tukan Stanislaus dari Kopdit Tabungan Bhakti Sejahtera dan Winantha I Ketut dari KSP Duta Sejahtera.

10409632_826801700734259_1436662120967978153_n (1)

Sedangkan calon pengawas tujuh orang terdiri dari Dian Dipasuda I Gst Ngr dari Kopdit Kubu Gunung, Edy Widharyanto Norbertus dari Kopdit Tritunggal Tuka, K Ndatangara Cornelious dari KSP Duta Sejahtera, Parmo Saputra Antonius dari Kopdit Sumber Kasih Tangeb, Soenaryo FX dari KSP Wisuda Guna Raharja, Wida I Nyoman Bonopasius dari Kopdit Tabungan Bhakti Sejahtera dan Wiratna Made Nicolaus dari Kopdit Insan Mandiri.

Sebelum pemilihan dilangsungkan, masing-masing calon pengurus dan calon pengawas diberikan kesempatan lima menit untuk menyampaikan visi dan misi. Suasana pun menjadi cair karena para calon menyampaikan visi dan misi dengan gayanya masing-masing yang humoris dan mengundang tawa. Tidak semua primer anggota Puskopdit mengusulkan calon pengurus dan calon pengawas. Namun semua primer mempunyai hak suara untuk memilih mulai dari 3 suara sampai lima suara.

Hak suara ditentukan berdasarkan jumlah anggota dan saham di Puskopdit BAG seperti yang diatur dalam ART Puskopdit BAG Pasal 7. Berdasarkan jumlah anggota sampai 250 orang satu suara, 251 sampai 500 orang 2 suara dan di atas 500 orang tiga suara. Berdasarkan saham Rp 50 juta sampai Rp 100 juta satu suara dan di atas Rp 100 juta dua suara.

Hak suara Kopdit Insan Mandiri 5 suara, Kopdit Swastiastu 5 suara, Kopdit Kubu Gunung 5 suarta, Kopdit Artha Bhakti Asih 5 suara, Kopdit Tritunggal 5 suara, Kopdit Sumber Kasih Tangeb 5 suara, KDP Wisuda Guna Raharja 5 suara, Kopkar Kosayu 3 suara, Kopdit Kubu Bingin 5 suara, KSU Kasih Abadi 5 suara, Kopdit Artha Mandiri 5 suara.Selanjutnya KSP Bhuana Kasih 5 suara, KSP Duta Sejahtera 5 suara, Kopdit Bali Arta Mandiri 5 suara, Kopdit Setia Kawan 3 suara, Kopdit Tirta Raharja 4 suara, Koperasi Mulia Sejahtera 5 suara, Kopdit Padang Asri 3 suara, Koperasi Lumbung Sari Sedana 4 suara dan Koperasi Sedana Luwih 3 suara.

Setelah anggota memberikan suara kepada para calon pengurus dan calon pengawas maka penghitungan suara pun dilakukan. Suasana di ruang Diklat Lantai 3 Puskopdit Bali Artha Guna pun menjadi riuh dengan tepuk tangan karena perolehan suara masing-masing calon saling berkejaran. Akhirnya suara pun mengerucut pada lima besar calon pengurus dan tiga besar calon pengawas.

Perolehan suara calon pengurus masing-masing Budy Hartono A 53 suara, Jerry Manurip 28 suara, Joniono Raharjo,FX 44 suara, Puger Wayan Antonius 72 suara, Subadi Wayan Y 45 suara, Tingkat I Made 11 suara. Todo Tkan S 26 suara dan Wianta Ketut 17 suara. Satu calon pengurus tak mendapat suara karena tidak hadir pada saat pemilihan yakni calon Radiwan Made. Panitia Nominasi pun menetapkan calon pengurus adalah Budy Hartono Paskalis, Jerry Manurip, Joniono Raharjo FX, Puger Wayan Antonius dan Subadi Wayan Y.

Pemilihan Calon Pengawas pun tak kalah seru. Calon Dian Dipasuka Gst Ngr tidak mendapatkan suara karena yang bersangkutan tidak hadir pada saat pemilihan berlangsung. Syarat untuk mengikuti npemilihan adalah para calon harus hadir pada saat pemilihan berlangsung. Calon pengawas Edy Widiharyanto memperoleh 46 suara, K Ndatangara C 12 suara, Parmo Saputro Antonius 20 suara, Soenaryo FX 70 suara, Wida Nyoman B 15 suara dan Wiratna Made N 27 suara.

Permasalahan pun muncul pada saat penentuan calon yang terpilih. Calon pengawas Wiratna Made N dan calon pengurus Puger Wayan A masih ada hubungan kekerabatan sangat dekat sehingga tak memenuhi persyaratan. Setelah melalui urun rembug akhirnya calon pengawas Wiratna Made N mengundurkan diri. Akhirnya terpilih sebagai pengawas adalah Edy Widiharyanto, Parmo Saputro Antonius dan Soenaryo FX.

Para calon pengurus dan calon pengawas yang terpilih pun diberikan kesempatan untuk rapat perdana penyusunan komposisi. Maka terbentuklah pengurus dan pengawas masa bhakti 2015-2017. Ketua Pengurus Ir. Antonius Wayan Puger,MS, Wakil Ketua Paskhalis Budy GHartono,SE, sekretaris Jerry Manurip, bendahara Y Wayan Subadi dan anggota FX Joniono Raharjo,SH. Komposisi pengawas, ketua dipercayakan kepada Drs. FX Soenaryo,MS dan anggota masing-masing Nobertus Edy Widiharyanto dan Antonius Parmo Saputro.

Tak perlu menunggu lama untuk melakukan pelantikan pengurus dan pengawas. Akhirnya Pengurus dan Pengawas periode 2015-2017 Puskopdit Bali Artha Guna langsung dilantik dan diambil sumpah oleh Kabid Bina Lembaga Koperasi UMKM Dinas Koperasi UMKM Provinsi Bali I Gede Indra,SE,MM. Dalam sambutan singkatnya Ketua Pengurus A Wayan Puger meminta semua kekuatan di Puskopdit BAG, para pengurus dan pengawas primer dan para manajer dapat bekerja sama untuk kemajuan bersama serta membawa Puskopdit BAG kea rah yang lebih maju dan berdayaguna bagi para anggotanya.

Oleh: Agustinus Gedho Turu di Tabloid Mentik

By Rio | April 26, 2015 |

Leave a Reply

Your email address will not be published.