Forum Manajer Puskopdit BAG

SPEAK YOUR MIND

DSC_0088

Sabtu 18 April 2015 jam 10.00 sampai jam 14.00 WITA berlangsung Forum Manajer Puskopdit Bali Artha Guna. Kegiatan yang diikuti oleh para manajer primer-primer anggota Puskopdit BAG dan perwakilan itu berlangsung di ruang diklat lt. 3 Gedung Puskopdit BAG, Jalan Mudutaki IV, Dalung, Kuta Utara, Badung.

Dalam pemaparan dengan tajuk Aspek Hukum Pinjaman dan hal-hal yang berkaitan dengan peminjaman kepada KSP/Kopdit. Tampil sebagai nara sumber adalah F.X. Joniono Raharjo, S.H., Sekretaris Pengurus Inkopdit yang juga Ketua Pengurus KSP Wisuda Guna Raharja. Selain itu para manajer yang hadir diperkaya dengan sharing pengalaman yang disampaikan oleh General Manager Kopdit Tritunggal Tuka, I Ketut Jack Mudastra, S.H. dan Kepala TP Tuban KSP Wisuda Guna Raharja, Andreas Sudirtha, S.E.

Joniono Raharjo secara rinci menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan perlu tidaknya dibuat perjanjian khusus berkaitan dengan pinjaman, perjanjian riil dan perjanjian konsensual, sahnya perjanjian, bentuk perjanjian pinjaman dan perubahan atau penambahan. Selain itu Joniono Raharjo juga menjelaskan tentang cidera janji akibat wanprestasi, prosedur peminjaman, penjaminan utang, utang yang tidak dijaminkan secara khusus, pelaksanaan eksekusi atas jaminan pada unsecured debt, catatan khusus untuk utang dengan jaminan yang diperjanjikan. Beliau memberikan wawasan kepada para manajer tentang perjanjian pinjaman bersifat riil.

Sementara Jack Mudastra mengatakan pengelola kopdit/KSP harus siap menghadapi resiko kredit macet atau bermasalah. Hal ini karena masalah utama Kopdit/KSP adalah simpan pinjam. Kopdit akan berhadapan dengan anggota yang unik, memiliki karakter yang bervariasi, karena itu pengelola koperasi harus siap menghadapi segala situasi.

Sedangkan Andreas Sudirtha membagi pengalamannya bagaimana menyelesaikan kredit lalai di KSP Wisuda Guna Raharja. Ia mengatakan untuk mencegah kredit lalai maka persetujuan kredit harus selektif, persyaratannya harus lengkap, barang jaminannnya harus diteliti, proses analisa keuangan harus cermat. Selain itu setiap hari harus dicek kartu pinjaman anggota dan melakukan komunikasi dengan anggota yang bersangkutan.

By Rio | April 18, 2015 |

Leave a Reply

Your email address will not be published.