Forum Pengurus, Pengawas & Manajemen Primer Anggota

SPEAK YOUR MIND

Puskopdit BAG menyelenggarakan Rapat Pleno yang dihadiri oleh Ketua Pengurus, Ketua Pengawas dan Manajemen. Diadakan di Kubu Gunung Center dan dihadiri 65 peserta dari 21 anggota, rapat ini membedah enam sesi penting demi kemajuan gerakan koperasi kredit di Bali.

DSC09510upload

Koperasi Kredit dibangun oleh anggota-anggotanya untuk menjadi suatu usaha yang mandiri. Tetapi Koperasi Kredit tidak berjalan sendiri-sendiri. Setiap Koperasi Kredit saling terkait satu sama lain. Hal ini yang juga disampaikan dalam Prinsip Koperasi (No.6) : Kerja sama antar koperasi. Seperti di Bali, Koperasi Kredit dikoordinir oleh Puskopdit Bali Artha Guna yang memberikan berbagai pelayanan, seperti : keuangan, perlindungan (ekonomi/hukum), pendidikan/pelatihan, konsultasi manajemen dan pengawasan.

Atas dasar hal tersebut, pada tanggal 23 Maret 2014 Puskopdit BAG menyelenggarakan Rapat Pleno yang dihadiri oleh Ketua Pengurus, Ketua Pengawas dan Manajemen. Rapat diadakan di Kubu Gunung Center dan dihadiri 65 peserta dari 21 Koperasi Kredit anggota Puskopdit.

DSC09512uploadBahasan pertama Rapat Pleno ini adalah Evaluasi RAT Primer Anggota yang dibawakan langsung oleh Ketua Pengurus Puskopdit BAG, F.X. Soenaryo, M.S. Ia menilai RAT dari segi waktu cukup bagus, RAT primer anggota Puskopdit BAG tepat waktu. Ia juga melihat di beberapa anggota banyak pergantian kepengurusan sehingga perlu diikutkan diklat khusus pengurus baru. Selain itu, dalam melaksanakan RAT, primer jangan menunggu Dinas Koperasi hadir karena dalam UU koperasi cukup menyampaikan hasil RAT melalui berita acara RAT yang dikirim ke Dinas Koperasi. Ia juga menekankan bentuk laporan RAT supaya distandarkan, Laporan RAT Puskopdit bisa dijadikan referensi. Berbicara tentang RAT dengan sistem delegasi /perwakilan, ia menghimbau agar hal itu disesuaikan dengan undang – undang untuk menghindari konflik. Terakhir, primer agar mempersiapkan amandemen AD/ART sesuai UU No. 17 tahun 2012 walaupun PP belum keluar, langkah pertama yang perlu dipersiapkan adalah tim penyusun amandemen AD serta mempelajarinya jika ada bagian – bagian tertentu dari UU yang bisa dievaluasi.

DSC09524uploadxSelepas Coffee Break, Drs. I Wayan Widastra selaku Wakil Ketua Puskopdit BAG membawakan materi Amandemen AD/ART. “ UU No 17 tahun 2012 memberikan waktu selama 2 tahun untuk menyesuaikan AD , tahun 2015 AD (Anggaran Dasar) yang koperasi miliki harus berubah” ungkapnya. Ia menekankan pentingnya ketentuan setoran pokok dan sertifikat modal koperasi dan menegaskan supaya primer tidak merancang AD yang bertentangan dengan UU, karena tentu saja tidak bisa disahkan oleh notaris. Di samping itu, ia memaparkan bahwa pada RAT tahun buku 2014, harus ada dua berita acara, yaitu : berita acara rapat dan berita acara pengesahan AD/ART. Primer tidak perlu khawatir akan perubahan ini karena Puskopdit BAGsudah menyiapkan Tim Advokasi Amandemen AD yang akan mendampingi primer. Primer juga perlu memperhatikan tugas pengurus dan pengawas dalam amandemen supaya tidak tumpang tindih. Ia menyarakan supaya setiap primer segera menyiapkan tim. Terakhir, pada AD yang akan disusun nanti, tidak ada lagi calon anggota dan peran pengurus, pengawas dan manajemen tidak boleh merangkap.

DSC09517uploadAcara dilanjut dengan sosialisasi Tim Monev oleh Ir. A. Wayan Puger. Ia memaparkan hasil audit primer-primer selama tiga bulan. Secara garis besar semua sudah berjalan dengan baik. Namun, masih banyak yang harus terus diperbaiki terutama kredit macet oleh pengurus. Ia memakai perumpamaan “Ikan busuk mulai dari kepala” oleh karena itu pengurus harus bisa memberi contoh yang baik bagi anggota lainnya dalam meminjam dengan bijak. Ia mencatat juga mengenai etika gerakan yaitu silang pinjaman antar primer.

DSC09526uploadDi kesempatan ini juga, Manajer Puskopdit Bag, I Wayan Ceblos, mengumumkan RAT Puskopdit BAG yang akan diselenggarakan di Hotel Inkopdit Jakarta pada tanggal 25-27 April 2014. Di kesempatan tersebut ia menerangkan jika RAT ke Jakarta ini bukan hura-hura tapi agar semua primer bisa merasakan hotel milik mereka karena primer juga ikut mempunyai sahamnya. Acara diselesaikan dengan penjelasan perkembangan Cunion Mart oleh E. Frans Supriyanto dan kondisi salah satu anggota yang sedang dilanda masalah. Rapat pleno yang selesai pukul 14.00 WITA ini semakin menegaskan prinsip ke-6 koperasi, yaitu kerja sama antar koperasi. Koperasi melayani para anggotanya secara efektif dan memperkuat gerakan koperasi dengan kerjasama melalui struktur lokal, nasional, regional dan internasional. (Rio Praditia & Dewa Ayu Putriani)

By Rio | March 23, 2014 |

Leave a Reply

Your email address will not be published.