Pendampingan KSP Karya Mandiri di Mataram

SPEAK YOUR MIND

Puskopdit BAG memberikan sosialisasi Daperma dan pendampingan Sikopdit-CS pada KSP Karya Mandiri di Mataram. Acara yang berlangsung selama empat hari ini disambut dengan sangat antusias oleh peserta.

IMG20140313205456upload

Puskopdit Bali Artha Guna menaungi dua puluh dua koperasi kredit yang tersebar di seluruh Bali. Lembaga ini memberikan pelayanan kepada anggotanya seperti : keuangan; perlindungan ekonomi dan hukum; pendidikan dan pelatihan; konsultasi manajemen dan pengawasan. Namun, selain melayani anggotanya, Puskopdit juga membina koperasi kredit yang baru berkembang di penjuru Indonesia walaupun mereka tidak menjadi anggota, salah satunya adalah KSP Karya Mandiri di Mataram, Lombok, Nusa tenggara Barat.

Menindaklanjuti permohonan pengurus KSP Karya Mandiri perihal sosialisasi Daperma dan pendampingan Sikopdit CS, Puskopdit mengutus Ir. A. Wayan Puger, M.S. selaku bendahara Puskopdit dan Agus Budi Santosa selaku staff IT untuk membawakan kedua materi tersebut yang sangat penting untuk melindungi dan mengembangkan koperasi kredit.

IMG20140313182042uploadxBertempat di aula gereja pada tanggal 13 Maret, pukul 18.00, Pak Puger membuka acara yang akan berlangsung selama empat hari. Demi memanfaatkan waktu, pada pukul 19.00 Pak Puger langsung melanjutkan acara dengn sesi Sosialiasi Daperma kepada 10 orang peserta yang terdiri dari staff, anggota, pengurus dan pengawas.

Pak Puger menjelaskan DAPERMA merupakan program untuk melindungi kopdit primer dari kerugian pinjaman karena anggotanya meninggal dunia atau mengalami musibah (cacat total) serta menyantuni ahli waris maksimum sebesar saldo simpanan yang bersangkutan. Anggota tidak membayar premi tetapi koperasi kredit berkewajiban membayar iuran dari pendapatan kopdit.

Pastur paroki yang saat itu hadir juga sangat antusias menyimak penjelasan pemateri. “apa bentuk konkret dari Daperma?” tanya salah seorang peserta.” Daperma memiliki empat program perlindungan, seperti : Proteksi Pinjaman Anggota (PPA), Santunan Duka Anggota (SDA), Santunan Rawat Inap (SRI), Santunan Duka Kelompok (SDK) yang tentu saja akan membuat koperasi kredit dan anggota merasa lebih tenang” Pak Puger yang berprofesi sebagai dosen ini menjawab dengan lancar. Acara yang berakhir pukul 21.00 WITA ini ditutup dengan foto bersama.

Keesokan harinya sesi berlanjut dengan pendampingan Sikopdit CS. Hari kedua ini diisi dengan materi pengenalan Sikopdit CS yang diikuti oleh dua staff dan dua pengurus. “Siapa yang tahu apa perbedaan Sikopdit dan Sikopdit CS?” tanya Agus Budi saat membuka sesi. Tidak ada yang bisa menjawab maka ia kembali menjelaskan bahwa ada empat kelebihan Sikopdit CS dibanding Sikopdit, yaitu: Database lebih fleksibel, troubleshooting lebih sedikit, bisa printbook dan sistem pelaporan yang lebih lengkap. Hal itu tentu memudahkan pengurus dan staff dalam menjalankan operasi koperasi kredit.

IMG20140316104914uploadxHari ketiga diisi dengan materi instalasi dan migrasi database dari Sikopdit ke Sikopdit CS. Agus Budi yang melakukan instalasi sambil menjelaskan langkah demi langkah. Hal tersebut dilakukan supaya mereka tidak cuma bisa menggunakan tapi juga paham pemasangannya.

Hari terakhir baru diisi dengan materi transaksi operasional dengan program baru tersebut. Antusiasme dan semangat yang tinggi membuat peserta cepat menangkap materi yang diberikan Agus Budi. Acara yang berlangsung dari jam.09.00-17.00 ini serasa masih kurang dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan peserta. Di akhir sesi, Agus Budi meminta peserta untuk terus berlatih dan tidak segan bertanya via telepon kepadanya bila ada yang tidak mengerti.

Semangat dan antusiasme belajar para pengurus, pengawas dan staff dari KSP Karya Mandiri membawa harapan nantinya gerakan koperasi kredit semakin maju dan bisa menjangkau serta menyejahterakan semakin banyak orang di penjuru Indonesia. (Rio Praditia)

By Rio | March 19, 2014 |

Leave a Reply

Your email address will not be published.