Kunjungan Prof. Ghislain Paradis ke Puskopdit BAG

SPEAK YOUR MIND

DSCN9336upload

(4/3) Puskopdit Bali Artha Guna menerima kunjungan Profesor Ghislain Paradis dari Kanada dalam rangka untuk saling mengenal, mempelajari dan menginisiasi hubungan antara gerakan koperasi di Bali dan Kanada.

Dalam Rombongan Profesor Ghislain Paradis yang datang tepat pukul 09.00 WITA di antaranya adalah I Made Agus Tiaga dan E. Frans Supriyanto yang merupakan Pengawas dari Kopdit Kubu Gunung. Puskopdit sendiri diwakili oleh I Wayan Puger selaku bendahara dan A. Nyoman Yasa selaku sekretaris. Sedangkan  manajer Puskopdit BAG, I Wayan Ceblos, berhalangan hadir karena harus mengikuti sertifikasi kompetensi assesor. Kunjungan ini sendiri terintegrasi  dalam agenda Riset Koperasi Kredit di Indonesia, kerja sama pertukaran karyawan antara Kopdit Kubu Gunung dengan Koperasi di Kanada dan liburan di Bali.

Pembicaraan di ruang pertemuan lantai dua Puskopdit BAG yang sepenuhnya menggunakan bahasa inggris berlangsung hangat. Prof. Ghislain Paradis yang mengajar di Universite de Sherbrooke dan pernah menjabat sebagai President-Directeur General di Developpement International Desjardins ini  sangat tertarik dengan kemajuan gerakan koperasi kredit di Bali. Sambil menikmati kudapan tradisional khas Bali ia antusias menyimak penjelasan dari A. Nyoman Yasa tentang kondisi gerakan, pertumbuhan asset dan anggota di seluruh kopdit anggota puskopdit BAG.

DSCN9337uploadDari hasil pengamatannya selama di Bali, ia menyoroti beberapa hal seperti: kesenjangan asset dan anggota di antara primer, primer yang mengembangkan usaha di luar simpan pinjam, juga sistem hukum yang memayungi koperasi kredit bila terjadi hal yang tidak diinginkan. Prof. Ghislain Paradis juga memberi masukan agar puskopdit BAG memiliki kekuatan lebih untuk memonitor dan menghentikan pergerakan anggotanya bila sudah melenceng jauh dan mengancam citra gerakan kopdit keseluruhan. Terangnya lagi “jangan sampai saat masih aman mereka tertutup pada puskopdit, tapi saat bermasalah datang berbondong-bondong minta bantuan”. (Rio Praditia)

By Rio | March 4, 2014 |

Leave a Reply

Your email address will not be published.