Credit Union Director’s Competency Course (CUDCC)

SPEAK YOUR MIND

Keberadaan Kopdit di Provinsi Bali sudah makin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, hal ini ditandai dengan makin meningkatnya jumlah anggota dari tahun ke tahun. Peningkatan jumlah anggota ini menuntut makin profesionalnya pengelolaan Kopdit. Untuk itu diperlukan adanya Pengurus, Pengawas dan Manajemen Kopdit yang kompeten.  Diklat dan uji kompetensi untuk Manajemen telah diadakan oleh Pemerintah melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan di lingkungan Puskopdit Bali Artha Guna sebagian besar para Manajer primer sudah memiliki sertifikat kompetensi.

Selanjutnya Puskopdit Bali Artha Guna memandang perlu bagi Pengurus Kopdit untuk memiliki kompetensi sehingga diselenggarakan Credit Union Director’s Competency Course (CUDCC) pada tanggal 11-13 September 2020 di Ruang Diklat Lt. III Kantor Puskopdit Bali Artha Guna. Pelatihan ini diikuti oleh 27 peserta dari 13 koperasi primer anggota dengan mematuhi protokol kesehatan dan physical distancing. Hari Jumat (11/9) acara dimulai pukul 08.45 Wita, diawali dengan doa selanjutnya dibuka secara resmi dengan sambutan oleh I Nyoman Marsina selaku Plt. Ketua Pengurus Puskopdit Bali Artha Guna.

Sesi I mengenai “CU in The Market Place” diisi oleh Antonius Wayan Puger. Selama 1,5 jam Pak Puger memaparkan tren pasar keuangan, bagaimana mengembangkan sikap tanggap terhadap tantangan yang dihadapi Kopdit di pasar keuangan hingga perubahan kompetensi kepemimpinan Kopdit pada lingkungan pasar keuangan saat ini. Sesi II mengenai “Board Duties and Responsibilities” diisi oleh I Nyoman Marsina. Dalam sesi ini dijelaskan secara rinci mengenai apa saja sebenarnya tugas dan tanggung jawab Pengurus.

Marcella Wayan Kartika Rini mengisi sesi III mengenai “Strategic Planning”. Pentingnya perencanaan strategis meliputi penetapan arah yang jelas dan mengambil posisi secara proaktif dalam mempertajam masa depan, yang berangkat dari visi misi Kopdit itu sendiri. Sesi IV mengenai “Business Development-Products and Services” diisi oleh I Gusti Ngurah Rai Gregorius. Dalam sesi ini dijabarkan konsep marketing dan penerapannya di Kopdit, analisis kebutuhan keuangan anggota dan calon anggota, bagaimana arah pelayanan Kopdit hingga  perbedaan Kopdit dengan lembaga keuangan lainnya.

Sabtu (12/9) I Wayan Ceblos mengisi sesi V mengenai “Financial Management & Analysis”. Terlebih dahulu peserta diminta menjawab soal pre-test pengenalan istilah manajemen keuangan, selanjutnya Pak Wayan memaparkan mengenai siklus manajemen keuangan hingga analisis Pearls dan analisis ratio keuangan. Sesi VI mengenai “Human Resources Management” diisi oleh Ni Komang Trisnawati. Dalam sesi ini dipaparkan bagaimana peran Pengurus dalam manajemen sumber daya manusia (SDM), memahami ruang lingkup dan fungsi-fungsinya serta menyadari kebutuhan memiliki Pola Kebijakan yang sesuai dengan SDM.

Sesi VII mengenai “Legislative Compliance & Board Responsibility” disampaikan oleh FX. Joniono Raharjo. Pak Joni menjelaskan apa saja ketentuan yang menjadi dasar pengelolaan Kopdit hingga aspek hukum tanggung jawab Pengurus. Keesokan harinya, Minggu (13/9) sesi VIII “Credit Administration” diisi oleh Yosep I Wayan Subadi. Dalam sesi ini dibahas mengenai resiko pinjaman, penyebab dan implikasinya terhadap Kopdit termasuk Capacity Based Landing (CBL). Kemudian sesi IX mengenai “Good Cooperative Governance” diisi kembali oleh FX. Joniono Raharjo. Pak Joni menekankan dalam lembaga apapun baik sosial maupun bisnis, prinsip Good Cooperative Governance wajib menjadi pedoman (mandatory rule) bagi Pengurus atau pengelolanya, termasuk di Kopdit.

Pada sesi X “Board Assesment” juga diisi kembali oleh Antonius Wayan Puger. Pak Puger menjelaskan agar Pengurus memahami pentingnya pengembangan pribadi dan tanggung jawab untuk pengembangan diri serta tim, kemudian sadar akan area-area yang dinilai atas kinerja Pengurus. Akhir sesi, Pak Puger mengajak para peserta praktik mengisi form evaluasi diri dan kinerja Pengurus. Dengan berakhirnya sesi tersebut, Diklat CUDCC pun usai dan ditutup dengan sambutan oleh I Nyoman Marsina serta doa bersama.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.